Hai! Nama saya Syarief. Anda anak kos? Saya juga.
Yang namanya anak kos, tidak afdhol rasanya kalau tidak dekat dengan produk mi instan. Yap. Mi instan. Jenis olahan mi yang satu ini memang rada unik. Harganya murah, varian rasa dan ukurannya bermacam-macam, jarang jarang loh.
Mi Instan biasa disajikan dengan taburan bawang goreng, telor ceplok setengah mateng, irisan daun bawang, potongan daging ayam atau sapi, dan beberapa bulatan bakso. Ya, itu kalau kita beli mi instan di warung Burjo ya. Kalau mi instan ala anak kos, gak perlu banyak banyak, cukup ditambah nasi biar kenyang, dan dihias dengan kuah agar tidak usah beli air minum (dalam beberapa kasus seperti itu).
Mi instan memang memiliki banyak ancaman bagi kesehatan, tapi apabila tidak makan mi instan, kesehatan anak kos jadi terancam. Parah memang.
Harus diakui, mi instan memegang peran begitu penting dalam siklus kehidupan anak kos. Tapi bagi saya, mi instan sudah jadi teman sejati. Pagi, siang, sore, malam, mi instan menemani saya tak pandang usia. Bagi saya, mi instan sudah jadi makanan pokok.
Begitulah makna mi instan bagi saya. Dalem banget. Kayak perasaan lo ke dia yang gak sadar sadar juga. Eak!
Sekian nama saya Syarief.
Mantep banget
ReplyDelete